Setelah Behavioral Event Interview: Apa Langkah Selanjutnya yang Harus Anda Lakukan? – Teknik Wawancara BEI

Selesai BEI? Jangan bingung! Pelajari langkah-langkah penting yang harus Anda lakukan setelah Behavioral Event Interview (BEI) agar tetap profesional dan meningkatkan peluang diterima kerja.


Selamat, Anda baru saja menyelesaikan tahap penting dalam proses rekrutmen: Behavioral Event Interview (BEI)! Namun, perjuangan belum sepenuhnya usai. Banyak kandidat bertanya-tanya apa langkah selanjutnya yang harus dilakukan setelah BEI. Tindakan Anda pasca-wawancara dapat memberikan kesan profesional yang berkelanjutan dan bahkan memengaruhi hasil akhir.

Artikel ini akan memandu Anda melalui langkah-langkah penting yang harus Anda lakukan setelah Behavioral Event Interview. Mulai dari mengirimkan ucapan terima kasih yang tepat waktu dan berkesan, hingga kapan dan bagaimana melakukan follow-up yang efektif. Dengan mengikuti panduan ini, Anda akan tetap berada di jalur yang benar dan menunjukkan keseriusan Anda terhadap posisi yang dilamar.

Langkah-Langkah Penting Setelah Behavioral Event Interview

Berikut adalah langkah-langkah yang sebaiknya Anda lakukan setelah menyelesaikan Behavioral Event Interview:

1. Kirim Ucapan Terima Kasih (Thank-You Note) yang Dipersonalisasi

  • Kapan: Sebaiknya dikirim dalam waktu 24 jam setelah wawancara selesai. Semakin cepat, semakin baik.
  • Kepada Siapa: Kirimkan ucapan terima kasih kepada setiap pewawancara yang Anda temui. Jika Anda tidak memiliki alamat email langsung mereka, kirimkan melalui kontak HR atau orang yang mengatur jadwal wawancara Anda, dan minta mereka untuk meneruskannya.
  • Apa Isinya:
    • Sebutkan Nama Pewawancara dan Posisi yang Dilamar: Ini menunjukkan perhatian Anda terhadap detail.
    • Ucapkan Terima Kasih atas Waktu dan Kesempatan: Tunjukkan penghargaan Anda atas waktu yang mereka luangkan untuk mewawancarai Anda.
    • Sebutkan Poin Diskusi Spesifik: Referensikan setidaknya satu atau dua poin spesifik yang Anda diskusikan selama wawancara. Ini menunjukkan bahwa Anda mendengarkan dengan saksama dan mengingat percakapan.
    • Tekankan Kembali Minat Anda pada Posisi: Nyatakan kembali antusiasme dan minat Anda pada posisi tersebut dan bagaimana keterampilan serta pengalaman Anda relevan.
    • Sebutkan Nilai Tambah Anda: Secara singkat, ingatkan pewawancara tentang nilai unik yang dapat Anda bawa ke perusahaan.
    • Tawarkan Diri untuk Memberikan Informasi Tambahan: Jika ada informasi tambahan yang mungkin mereka butuhkan, tawarkan untuk menyediakannya.
    • Tutup dengan Profesional: Gunakan penutup yang sopan seperti “Hormat saya” atau “Terima kasih”.
  • Format: Idealnya dikirim melalui email. Pastikan tata bahasa dan ejaan Anda sempurna.

Contoh Singkat Ucapan Terima Kasih:

Yth. Bapak/Ibu [Nama Pewawancara],

Terima kasih atas waktu dan kesempatan yang Anda berikan untuk mewawancarai saya terkait posisi [Nama Posisi] kemarin. Saya sangat menikmati diskusi kita, terutama saat membahas tentang [sebutkan poin diskusi spesifik].

Saya semakin antusias dengan kesempatan untuk berkontribusi di [Nama Perusahaan] dan yakin bahwa pengalaman saya di [sebutkan pengalaman relevan] akan menjadi aset berharga bagi tim Anda.

Jangan ragu untuk menghubungi saya jika Anda membutuhkan informasi tambahan.

Hormat saya,

[Nama Anda]

2. Catat Poin-Poin Penting dari Wawancara (Untuk Diri Sendiri)

  • Apa: Segera setelah wawancara, luangkan waktu untuk mencatat poin-poin penting yang Anda diskusikan, pertanyaan yang diajukan, dan kesan Anda terhadap pewawancara dan perusahaan.
  • Mengapa: Catatan ini akan berguna untuk referensi di masa mendatang, terutama saat Anda melakukan follow-up atau jika Anda mendapatkan tawaran kerja. Ini juga membantu Anda merefleksikan kinerja wawancara Anda.

3. Bersabar dan Pahami Proses Rekrutmen Perusahaan

  • Apa: Setiap perusahaan memiliki proses rekrutmen yang berbeda dan jangka waktu yang bervariasi. Cobalah untuk bersabar dan tidak terlalu cemas menunggu kabar.
  • Mengapa: Terlalu sering menghubungi perusahaan dapat dianggap mengganggu. Percayalah bahwa mereka akan menghubungi Anda sesuai dengan jadwal mereka.

4. Ketahui Kapan dan Bagaimana Melakukan Follow-Up

  • Kapan: Biasanya, tunggu jangka waktu yang disebutkan oleh pewawancara selama wawancara. Jika mereka tidak memberikan perkiraan waktu, tunggu sekitar satu minggu hingga sepuluh hari kerja setelah wawancara pertama sebelum melakukan follow-up. Untuk wawancara berikutnya dalam proses, Anda bisa menunggu lebih singkat.
  • Bagaimana: Kirimkan email follow-up yang sopan dan ringkas.
  • Apa Isinya:
    • Sebutkan Kembali Posisi yang Dilamar: Ingatkan mereka posisi yang Anda lamar.
    • Nyatakan Kembali Minat Anda: Ulangi antusiasme Anda terhadap kesempatan tersebut.
    • Tanyakan Status Aplikasi Anda: Tanyakan dengan sopan mengenai status terbaru dari aplikasi Anda.
    • Tawarkan Diri untuk Memberikan Informasi Tambahan (Jika Perlu): Sekali lagi, tawarkan diri untuk memberikan informasi tambahan jika dibutuhkan.
    • Tutup dengan Profesional.
  • Frekuensi: Jangan melakukan follow-up terlalu sering. Satu atau dua kali follow-up dalam beberapa minggu setelah wawancara pertama biasanya cukup jika Anda belum menerima kabar.

Contoh Singkat Email Follow-Up:

Yth. Bapak/Ibu [Nama Pewawancara],

Saya ingin menindaklanjuti wawancara saya untuk posisi [Nama Posisi] pada tanggal [Tanggal Wawancara]. Saya masih sangat tertarik dengan kesempatan ini dan antusias untuk berkontribusi pada tim [Nama Perusahaan].

Saya ingin menanyakan mengenai status terbaru dari proses rekrutmen. Mohon informasikan jika ada informasi tambahan yang dapat saya berikan.

Terima kasih atas waktu dan perhatian Anda.

Hormat saya,

[Nama Anda]

5. Tetap Aktif Mencari Peluang Lain

  • Mengapa: Meskipun Anda merasa wawancara BEI Anda berjalan dengan baik, jangan pernah menghentikan pencarian kerja Anda sampai Anda menerima tawaran kerja tertulis dan resmi. Proses rekrutmen bisa memakan waktu, dan ada banyak faktor yang memengaruhi keputusan akhir perusahaan.

Kesimpulan: Bertindak Profesional Pasca-BEI, Tingkatkan Peluang Anda

Langkah-langkah yang Anda ambil setelah Behavioral Event Interview sama pentingnya dengan persiapan sebelum dan selama wawancara. Dengan mengirimkan ucapan terima kasih yang tepat waktu, melakukan follow-up dengan sopan, dan tetap aktif dalam pencarian kerja Anda, Anda menunjukkan profesionalisme, keseriusan, dan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan kabar baik.

Ingin mempersiapkan diri secara menyeluruh untuk setiap tahapan wawancara kerja, termasuk langkah-langkah pasca-BEI? Dapatkan panduan lengkap dan tips praktis lainnya dalam produk digital kami: Tips Sukses dalam Behavioral Event Interview untuk Pencari Kerja

Tinggalkan Balasan

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping